Transformasi digital di Indonesia kini telah merambah ke berbagai sektor, termasuk institusi pendidikan Islam tradisional. Kesenjangan digital yang selama ini sering menjadi kendala bagi pesantren mulai dikikis melalui langkah-langkah kolaboratif. Salah satunya adalah kerjasama produktif antara Pondok Pesantren Darul Mifathurrahmah dengan PT Telkom Indonesia. Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan ekosistem “Pesantren Smart” melalui program digitalisasi yang menyeluruh, mencakup aspek manajemen pendidikan, ekonomi, hingga metode dakwah di ruang digital.
Langkah digitalisasi yang dilakukan di Darul Mifathurrahmah diawali dengan pembangunan infrastruktur konektivitas yang andal. PT Telkom sebagai penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia memberikan akses internet kecepatan tinggi dan jaringan serat optik ke seluruh area pesantren. Hal ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan berbagai aplikasi digital. Dengan tersedianya koneksi yang stabil, pengelola pesantren mulai mengadopsi sistem informasi manajemen pesantren (Simpontren) yang memungkinkan administrasi santri, data akademik, hingga sistem pembayaran SPP dilakukan secara daring dan transparan. Ini adalah efisiensi besar yang membantu pengurus fokus pada pengembangan kualitas pendidikan.
Selain pada aspek administrasi, kolaborasi ini juga menyasar pada peningkatan literasi digital para santri. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PT Telkom menyediakan laboratorium komputer dan pelatihan keterampilan digital bagi santri di Darul Mifathurrahmah. Para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dibekali dengan kemampuan desain grafis, pembuatan konten video, hingga dasar-dasar pemrograman. Tujuannya adalah agar lulusan pesantren mampu menjadi “Digital Preneur” atau pendakwah digital yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pesan-pesan positif di media sosial, sehingga narasi-narasi keagamaan yang moderat dapat mendominasi ruang publik digital.
Sektor ekonomi pesantren juga tidak luput dari sentuhan teknologi. Melalui aplikasi yang dikembangkan bersama, unit usaha yang dimiliki oleh Darul Mifathurrahmah kini mulai merambah ke dunia e-commerce. Produk-produk karya santri, mulai dari makanan olahan hingga kerajinan tangan, kini dapat dipasarkan secara nasional melalui platform digital milik PT Telkom. Digitalisasi ekonomi ini memberikan dampak nyata pada peningkatan kemandirian finansial lembaga. Pesantren kini memiliki sumber pendapatan baru yang terkelola secara profesional dan transparan, yang pada akhirnya dapat digunakan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan kesejahteraan para pengajar.