Pengembangan vokasi santri di bidang perkayuan kini melangkah lebih maju dengan adopsi teknologi komputerisasi modern. Di samping mempraktikkan teknik fabrikasi logam perabot, santri juga dibekali keahlian pertukangan digital modern. Bimbingan khusus fokus pada tata cara pengoperasian mesin CNC router kayu untuk menghasilkan ukiran kaligrafi dan hiasan interior presisi tinggi.
Pelatihan dimulai dari tahap perancangan desain vektor 2D dan 3D menggunakan perangkat lunak desain berbasis komputer di lab laboratorium. Santri diajarkan mengonversi gambar desain kaligrafi menjadi kode perintah G-code yang dapat dibaca oleh sistem komputer mesin. Proses desain hingga pemograman ini mengasah ketelitian dan jiwa seni para santri dalam menciptakan karya seni bernilai tinggi.
Setelah program siap, santri melangkah ke tahap praktis pengoperasian mesin pemotong kayu otomatis secara aman dan presisi di bengkel kerja. Santri belajar memasang mata pisau router yang sesuai, menentukan titik koordinat nol, serta mengatur kecepatan potong berdasarkan jenis kayu yang digunakan. Pembiasaan prosedur kerja yang benar memastikan hasil ukiran kayu terlihat rapi, detail, dan bebas dari cacat pemotongan.
Keterampilan mengoperasikan mesin CNC router ini memungkinkan santri memproduksi ornamen pintu masjid, mimbar, hiasan dinding, serta furnitur kustom bernilai jual tinggi. Proses pemotongan otomatis yang cepat sangat menghemat waktu produksi jika dibandingkan dengan teknik pemahatan manual yang memakan waktu lama. Produk-produk karya santri ini dipasarkan secara luas untuk memenuhi pesanan dari berbagai daerah.
Pelatihan vokasi berbasis teknologi ini memberikan bekal kemandirian nyata bagi santri setelah menyelesaikan pendidikan di lembaga pesantren. Keterampilan pengoperasian mesin presisi menjadi modal berharga bagi mereka untuk membuka usaha bengkel kayu modern atau bekerja di industri manufaktur. Kesepadanan antara ilmu keagamaan dan keterampilan teknologi menjadikan lulusan pesantren unggul di dunia kerja.
Inovasi pembelajaran vokasi ini berhasil menepis anggapan bahwa pendidikan pesantren tertinggal dari perkembangan teknologi industri. Santri terbukti mampu menguasai mesin-mesin canggih berbasis komputer dengan sangat cepat dan mahir. Ponpes Darul Mifathurrahmah terus mencetak generasi terampil yang siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi kreatif nasional.